Sample Feature Post 1 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 2 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Sample Feature Post 3 Title
All of this content is sample tyr to replace these content every slider to your content descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences. Now replace it.
Senin, 29 Juni 2015
SEJARAH DAN MANFAAT – MANFAAT QOSIDATUL BURDAH
SEJARAH DAN MANFAAT
– MANFAAT QOSIDATUL BURDAH
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hello kawan santri pecinta blogger, bagaimana kabarnya? Baikkah?
Atau burukkah? Tapi semoga dalan keadaan yang baik dzohir wa batin. Dalam
kesempatan ini kami ingin berbagi dan sharing tentang manfaat Qosidatul Burdah,
yaitu sebuah Qosidah yang sangat fenomenal karangan Syaikh Muhammad Albushiri.
Sebelu kita mengetahui siapakah beliau, sebab musabab di karangnya Qosidatul
Burdah, serta manfaat – manfaatnya, alangkah baiknya kita hadiahkan fatihah
kepada beliau terlebih dahulu.
الفاتحة الى حضرة النبي المصطفى محمد صلى الله عليه وسلم وابائه
واخوانه من الانبياء والمرسلين وجميع الملائكه المقربين والصحابه والقرابه صلوات
الله وسلامه عليهم اجمعين
والى حضرة الامام شرف الدين إبن عبد الله محمد بن سعيد البوصيرى
واصوله وفروعه وذريته ومشايخه ومن انتسب اليهم, هدية لهم الفاتحة.
Baiklah
kawan, kembali lagi ke topik pembahasan. Di awali dengan sejarah singkat Syaikh
Muhammad Albushiri dan di lanjut dengan asal muasalnya mengapa Belia mengarang
Qosidatul Burdah ini.
Syahdan, tersebutlah sebuah desa di daerah yang sangat jauh dari
hiruk pikuk keramaian kota. Di desa tersebut hiduplah sepasang suami istri yang
kehidupannya sangat harmonis dan agamis. Mereka mengisi rumah tangganya dengan
selalu tawakkal dan beribadah kepada Allah. Dan dari pasangan inilah sang
pengarang Qosidatul Burdah di lahirkan. Yang kemudian di beri nama Muhammad
Syarifuddin bin Sa’id. Singkat cerita, beliau sudah menjadi ulama’ yang
tersohor di masanya dan sudah banyak karangan – karangan beliau.
Pada suatu ketika, beliau terjangkit penyakit yang sangat ganas.
Sudah banyak dokter dan tabib yang mencoba mnyembuhkan beliau dengab seizin
Allah, tapi hasilnya nol, tetap saja penyakit beliau tidak bisa di sembuhkan. Karna
merasa putus asa dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh, beliau mengarang
Qosidah yang berisi pujian – pujian kepada Nabi Muhammad SAW dengan harapan
beliau bisa sembuh. Setelah beliau merampungkan pekerjaannya, beliau tertidur.
Di dalam tidurnya, Beliau bermimpi sedang tidur dan di datangi oleh Rosulullah.
Lalu Rosulullah mengelus dahi Beliau dan menyelimutinya. Setelah beliau
terbangun, terjadilah kejadian aneh yang tidak dapat di cerna oleh akal, yaitu
penyakit yang di derita Beliau dengan sendirinya sembuh total gara – gara
bermimpi nabi yang sedang menyelimutinya. Dari kejadian inilah Qosidah yang
beliau rangkai dengan akhiran baitnya berupa huruf mim(م) semua di beri nama Al Burdah yang dalam bahasa Indonesia
artinya selimut. Subhanallah.
Kawan santri pecinta blog, kini telah tiba saatnya pada pembahasan
pokok yaitu manfaat – manfaat Qosidatul Burdah. Di antara manfaat – manfaatnya
adalah :
a)
Dapat menyembuhkan penyakit. Apabila kita terserang penyakit, kalau
kita istiqomah membaca Qosidah Burdah, insya Allah penyakit kita akan sembuh.
b)
Terhindar dari gangguan jin, santet, dan hal – hal ghoib lainnya.
Dengan cara membacanya sebelum matahari terbenam secara istiqomah.
c)
Apabila ada ruangan yang di huni jin dan kawan – kawannya,
bacakanlah Qosidah Burdah ini selama 7 hari di ruangan tersebut. Insya Allah
jinnya tidak krasan.
Senin, 22 Juni 2015
Hal Sepeleh Mendatangkan Ilmu Manfaat
Hal Sepeleh Mendatangkan Ilmu Manfaat
السلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
Kawan
- kawan pembaca setia blog yang di rahmati Allah. Marilah kita panjatkan puji
syukur ke hadirat Allah SWT atas segala karunia dan kenikmatan yang telah Allah
berikan kepada kita terutama nikmat dalam mencari ilmu. Sholawat serta salam
semoga tetap tercurahkan kepada nabi kita Muhammad SAW yang mana beliau telah
menghapus kejahilan di muka bumi ini sehingga kita dapat dengan mudah
mengarungi luasnya samudra ilmu Ilahi.
Kawan
- kawan pembaca setia blog yang di rahmati Allah. Kita sebagai tholibil ilmi
hendaknya berusaha untuk menjadikan ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang
bermanfaat, agar kita tidak mendapatkan hasil yang sia – sia. Semua tholibil
ilmi pasti menginginkan ilmunya bermanfaat, karna memang salah satu tujuan
mencari ilmu adalah memperoleh ilmu yang manfaat dengan harapan ilmu yang kita
peroleh dapat berguna bagi diri kita dan orang lain.
Dari
sini kita mendapatkan sebuah pertanyaan, “ Bagaimana caranya mendapatkan ilmu
yang bermanfaat? “. Yang tau jawabannya cuma diri kita sendiri. Ada sebuah
syair yang berbunyi :
واذا
اردت علما منفعة # وبركة كن سمعا وطاعة
Artinya
: Apabila kita menginginkan ilmu yang
manfaat
Dan barokah, maka dengarkanlah
dan toatilah gurumu
Syair
di atas menyebutkan salah satu contoh cara agar kita mendapatkan ilmu yang
bermanfaat yaitu toat. Banyak sekali kisah para ulama’ dalam pencarian ilmunya
mengandalkan ketoatan kepada guru mereka, sehingga mereka mendapatkan ilmu yang
bermanfaat.
Selain
toat, ada hal sepeleh yang menjadikan ilmu manfaat dan barokah. Memnurut
pemahaman kita, hal sepeleh adalah hal yang di anggap tidak terlalu penting,
jadi kita tidak pernah tau apalagi melakukannya. Tapi setelah kita membaca
tulisan ini, pastinya kita akan tahu dan mudah – mudahan bias melakukannya
meskipun tidak semua.
Hal
sepeleh tersebut antara lain adalah :
a) Menghormati
anak guru. Dalam mencari ilmu, menghormati guru
bukanlah hal yang sepeleh. Tapi hal yang sangat wajib bagi tholibil ilmi. Tapi
yang menjadi masalah adalah kebiasan kita hanya menghormati guru saja tanpa
menghormati anaknya. Padahal kalau kita menghormati anaknya sama saja kita
menghormatinya, begitupun sebaliknya kalau kita ngelamak pada anaknya sama saja
kita ngelamak padanya.
b) Belajar
dalam keadaan suci. Hal ini yang sering di
lupakan oleh kita. Padahal kalau kita belajar dalam keadaan suci(mempunyai
wudlu’), kita akan mudah menyerap ilmu yang kita pelajari. Dan pastinya ilmu
yang kita peroleh akan bermanfaat.
c) Tidak
menginjak sandal teman. Karna hal tersebut akan
menyebabkan si pemilik sandal jengkel. Dan dari kejengkelannya kita secara
otomatis mendapatkan do’a yang jelek dari pemilik sansal tersebut.
d) Tidak
menyusun kitab/buku bertumpuk – tumpuk sembarangan. Maksudnya sembarangan adalah tidak sesuai
dengan etika menyusun kitab. Dalam menyusun kitab juga ada etikanya. Etikanya
adalah menaruh kitab yang bernuansa alqur’an seperti tafsir di atas sendiri,
lalu di bawahnya kitab hadits, dan di bawahnya lagi kitab – kitab yang lain.
e) Membawa
kitab di atas perut. Yang lebih baik dalam
membawa kitab atau buku pelajaran adalah di taruh di atas perut lebih tepatnya
pas di dada.
f) Tidak
menaruh pena atau apapun di atas kitab.
Sungguh sangat jarang kita memperhatikan ini. Padahal hal ini salah satu bentuk
rasa penghormatan kita terhadap kitab. Yang mana menghormati kitab adalah salah
satu cara untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barokah.
Kawan
pembaca setia blog yang di rahmati Allah. Dari 6 hal sepeleh di atas, mungkin
kita dapat berintropeksi diri, supaya nantinya kita dapat melakukan hal sepeleh
di atas dengan perlahan – lahan. Dan akhirnya semoga kita mendapatkan ilmu yang
manfaat dan barokah. “ jangan sepelehkan
hal yang sepeleh, karna dengan hal sepeleh itu kita akan mendapatkan ilmu yang
manfaat!! “. Ini pesan kami. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita
semua. Amiiinn…. Jika ada kesalahan dalam penulisan kata, kami memohon maaf
sebesar – besarnya. Akhir kata.
والسلام
عليكم ورحمة الله وبركاته
Jumat, 12 Juni 2015
MERAWAT WAJAH ALA PESANTREN
MERAWAT WAJAH ALA PESANTREN
السلام عليكم
ورحمة الله وبركاته
عَنْ
أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَقُولُ «
إِنَّ أُمَّتِى يُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ آثَارِ
الْوُضُوءِ ، فَمَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَل
Artinya : “Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah, tangan, dan kaki yang bercahaya karena bekas-bekas wudhu mereka. Karenanya barangsiapa di antara kalian yang bisa memperpanjang cahayanya maka hendaklah dia lakukan.”
Kawan santri pecinta blogeryang
di cintai Allah, dari hadits di atas kita dapat menyimpulkan bahwa besok di
hari kiamat, wajah seorang Muslim itu bercahaya seperti rembulan, tapi dengan
syarat dia rajin berwudlu’. Hal tersebut membedakan kita(muslim) dengan
merekan(non muslim). Dan tingkat cahaya berbeda – beda tergantung seringnya
kita berwudlu’, semakin rajin kita berwudlu’ semakin terang juga cahaya yang
kita miliki. Selain wajah, anggota tubuh yang lain juga memancarkan
cahaya. Karna judulnya di atas “MERAWAT
WAJAH ALA PESANTREN”, jadi kita fokus
dengan anggota bernama wajah ini.
Kawan santri pecinta bloger yang
di cintai Allah, selain fadhilah yang telah di terangkan di atas, wudlu’ juga
memiliki manfaat bagi kulit wajah, diantaranya :
·
Menghilangkan
jerawat dan bekasnya
·
Menghaluskan
kulit
Menurut
pengalaman Si penulis, insya Allah dengan berwudlu’ wajah kita menjadi sehat
secara alami tanpa tersentuh oleh bahan kimia apapun.
Caranya,
selain wudlu’ pada saat ingin melakukan sesuatu yang membutuhkan wudlu’, Si
penulis memiliki cara dan waktu yang insya Allah kalau di istiqomahi akan
menghasilkan apa yang kita inginkan. Amin!!!!!!
Caranya
sebagai berikut :
·
Sebelum
wudlu’ basuh dan pijat secara halus dan merata wajah kita
·
Lakukanlah
wudlu’ dengan sempurna yang sesua syara’ lebih baik lagi disertai sunnah –
sunnahnya
·
Waktu
berwudlu’ tambahan, yaitu :
1.
Antara
06.00 – 07.00
2.
Antara
09.00 – 10.00
3.
Antara
12.00 – 13.00
4.
Antara
15.00 – 16.00
5.
Antara
18.00 – 19.00
6.
Antara
21.00 – 22. 00
·
Sebelum
tidur (siang/malam) yang lebih afdhol kita wudlu’ dulu
·
Jangan
mengusap wajah kita selesai berwudlu’, karna hal tersebut tidak di senangi oleh
Allah (makruh)
·
Dilakukan
selama 41 hari dengan istiqomah
Kawan santri pecinta bloger yang
di cintai Allah, dengan merutinkan cara – cara diatas, insya Allah Anda akan
mendapatkan manfaat dan hasil yang di inginkan. Selain manfaat – manfaat di
atas, wudlu’ juga bisa di gunakan sebagai mahabbah, maksudnya orang yang
melihat anda akan betah, meskipun tampang Anda tidak tergolong cakep. Mungkin
ini hanya sekedar tips yang pernah saya alami dan lakukan, terserah Anda mau mengikutinya
atau nggak!!!!!
NB
: “Ingat!!! Pada saat berwudlu’, niat Anda hanya satu, yaitu niat berwudlu’
untuk menghilangkan hadats kecil. Kalau Anda berniat untuk mendapatkan manfaat
– manfaat di atas, misal niat mahabbah biar banyak yang tertarik kepada Anda,
maka semuanya itu sia – sia, dan termasuk dosa.
Kuliah Bergaya Pesantren
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Kawan pecinta blog yang di rahmati Allah.
Marilah kita panjatkan puji syukur kita ke hadirat Allah SWT, yang dengan
qudrotnya telah mengizinkan kita untuk bisa mencari ilmu sampai ke jenjang yang
lebih tinggi. Dan semoga rahmat ta’dzhim dan keselamatan tetap terlimpahkan
kepada nabi besar muhammad SAW, yang mana Beliau telah menghiasi dunia ini
dengan keindahan akhlaq alkarimah dan keelokan aqwal aththoyyibah.
Kawan pecinta blog yang di rahmati Allah.
Dunia pendidikan merupakan saran untuk mencetak sumber daya manusia menjadi
manusia yang berintelektual tinggi dan berakhlaqul karimah. Semua lembaga
pendidikan, baik itu formal maupun non formal kebanyakan visi dan misinya ingin
mencetak insan yang berintelektual tinggi dan berakhlaqul karimah. Tapi sungguh
di sayangkan, pada zaman sekarang visi dan misi itu hanya menjadi sebuah
tulisan tak bermakna yang terukir di depan gerbang sekolah, visi dan misi itu
hanya menjadi tulisan brosur yang di edarkan, visi dan misi itu hanya menjadi
bahan orasi kepala sekolah.
Fakta yang ada sekarang, kebanyakan
lembaga – lembaga sekolah hanya mengedepankan masalah intelektual tanpa
memperhatikan masalah akhlaq. Jadinya apa sekarang?, banyak sekali lulusan
lembaga pendidikan terutama lembaga formal yang hanya mengedepankan kecerdasan
sedangkan akhlaqnya bobrok.
Sungguh ironis sekali. Apalagi sekarang
banyak sekali lulusan S1 & S2 yang bekerja menjadi supir angkot, kuli
bangunan, tukang ojek, dan pekerjaan lain yang tidak pantas di geluti oleh
seorang sarjana. Dan juga ada yang menganggur. Kenapa hal ini terjadi?.
Hal ini ada kaitannya dengan akhlaq –
akhlaq kebanyakan mahasiswa sekarang yang kurang sopan. Mengapa bisa demikian?.
Karna kunci kesuksesan seorang pelajar itu terletak pada baik atau tidaknya
kelakuannya.
Kawan – kawan pecinta blog yang di
rahmati Allah. Kita sebagai pelajar, sebaiknya kita mengkiblat kepada para
santri dalam menuntutu ilmu. Di dalam lingkungannya(pesantren), para santri
telah di didik ketat mengenai tata krama, baik tata krama kepada orang tua,
kepada guru, dan kepada sesama teman. Mereka para santri telah di gembleng
lebih dini mengenai ilmu akhlaq ini. Setelah di rasa cukup, baru para santri di
beri ilmu – ilmu yang lain. Jadi yang di utamakan dalam pendidikan pesantren
adalah akhlaq.
Kawan – kawan pecinta blog yang di
rahmati Allah.Dalam mencari ilmu, kita tidak boleh melihat guru dari segi
umurnya. Meskipun beliau lebih muda dari kita dan meskipun ilmu yang mereka
berikan hanya sedikit, beliau tetaplah guru yang harus kita hormati. Sayyidina
Ali Ra pernah berkata :
انا عبد من علمني حرفا واحدا ان شاء باع
وان شاء اعتق وان شاء استرق
Yang artinya : “ aku
adalah budak seseorang yang mengajariku satu huruf, terserah dia jika dia mau
menjualku, memerdekakanku, atau menjadikanku budak.”
Nabi juga pernah
bersabda :
من علم عبدا اية من كتاب الله فهو مولاه
Yang artinya :
“barang siapa yang mengajari orang satu ayat dari kitab Allah, maka dia adalah
majikan(sayyid) dari orang itu.”
Dari atsar sohabat dan hadits nabi di atas, telah mengisyaratkan
kepada kita untuk selalu menghormati guru – guru kita, karna guru adalah kunci
kita untuk bisa membuka pintu kesuksesan. Maka dari itu kami mengajak kepada
kawan – kawan pelajar khususnya mahasiswa untuk tidak ngelamak kepada guru atau
dosen kalian. Besopan santunlah kepada beliau, jika kalian ingin menjadi orang
yang sukses. Mari kita contoh para santri dalam bidang mencari ilmu, agar kita
bisa meraih dan menggapai cita – cita kita.
Mungkin hanya itu yang dapat kami sharing
kepada para pembaca. Tulisan ini tidak ada maksud menyinggung sama sekali. Kami
hanya ingin mencari solusi. Dan kami tidak bermaksud memojokkan salah satu
pihak. Jika ada pembaca yang merasa tersinggung, kami minta maaf, dan jangan di
ambil hati. Dan jika ada kesalah kata kami juga meminta maaf. Akhir kata



PPP allathifiyah

